Home » Aneh & Unik » Apes! Pria Ini Malah Jadi Korban Penipuan Saat Melamar Kerja Sebagai Tenaga Honorer di Pemkot Depok

Apes! Pria Ini Malah Jadi Korban Penipuan Saat Melamar Kerja Sebagai Tenaga Honorer di Pemkot Depok

Unikdanlucu.com – Niat hati ingin melamar kerja sebagai tenaga kerja honorer di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Depok, namun pria usia 28 tahun asal Sawangan Depok ini malah jadi korban penipuan.

Indra menjadi korban penipuan dari seorang pria yang bernama Hafid yang mengatakan bisa memasukkan dirinya bekerja di salah satu dinas yang ada di Pemkot Depok dengan uang pelicin.

Berikut penuturan Indra saat dikonfirmasi, Sabtu(30/9),

“Pada saat itu dia datang makan ke warung saya dan nanya apa sudah kerja atau belum. Kalau belum ada penerimaan honor dinas. Tapi harus ada uang pelicin satu juta. Saya nggak tau apakah itu tipuan atau tidak, karena dibilang kerja di dinas, ya mau banget. Makannya saya tidak curiga, dan memang sempat saya tanya, apakah ini benar. Terus dia jawab ada ajudannya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang jamin namanya Romi. Melihat ada jaminan tersebut, saya langsung siapkan lamaran dan uang. Tapi memang uang baru saya serahkan lima ratus ribu, karena saya bilang kalau SK sudah keluar saya langsung lunasin.  Setelah menyerahkan uang dan lamaran ke Hafid pada tanggal 15 Septemberl lalu, saya kembali menyerahkan uang tambahan Rp. 500 ribu kepada Hafid. Dan saat itu Hafid juga langsung menyerahkan SK dengan kop surat BKD Depok dengan stempel dan tanda tangan Kepala BKD yang tampak seperti aslinya. Nah dari sini saya mulai curiga. Kok langsung ada SK dan disuruh langsung kerja tanggal 2 Oktober nanti. Tanpa ada interview atau kontrak kerja. Makanya saya datang ke BKD untuk tanyakan.”

Bagaimana Menurut Kalian?

Baca Juga Informasi Mengenai Ternyata Inilah Manfaat Minum Kopi Pakai Garam Yang Lagi Tren Dikalangan Penikmat Kopi

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...