Home » Aneh & Unik » Canggih! Pedagang Es Podeng Ini Gunakan Aplikasi Ponsel Sebagai Metode Pembayarannya!

Canggih! Pedagang Es Podeng Ini Gunakan Aplikasi Ponsel Sebagai Metode Pembayarannya!

Unikdanlucu.com – Dengan semakin canggihnya jaman teknologi, seorang pedagang es podeng pun nampaknya tak mau ketinggalan. Pria yang bernama Muhammad Husein (64) ini akhirnya gunakan aplikasi ponsel sebagai metode pembayarannya.

Pria yang telah berjualan es podeng selama 16 tahun di jalan Timor, Jakarta Pusat ini telah menerapkan pembayaran non tunai dengan menempelkan stiker Quick Response (QR) code di depan gerobaknya.

Dengan menggunakan aplikasi seperti Doku, UnikQu atau Uangku, para pembeli tak perlu mengeluarkan uang tunai, kita cukup memindai (scanning) stiker yang terdapat di gerobak es podeng tersebut. Dan nantinya saldo yang ada di rekening pembeli akan secara otomatis terpotong dan masuk ke dalam rekening pak Husein.

“Saya baru tiga mingu ini menggunakan cara ini. Ya praktis saja. Ini hitung-hitung buat tabungan,” ujar Husein.

Pembayaran dengan metode cashless ini tengah marak diperkenalkan oleh perusahaan financial technology Dimo Pay dan berikut adalah penjelasan dari Nurfadilah Dila selaluk Vice President Marketing Dimo Pay Indonesia,

“Jadi baik costumer maupun pedagang bisa melakukan transaksi secara cashless. Cuma perlu ponsel, scan stiker, bayar dan transaksi selesai. Uang pas tanpa perlu repot uang kembalian. Jadi sistem ini bisa digunakan di sejumlah merchant mulai dari pedagang kaki lima hingga di pertokoan”.

CEO Dimo Pay Indonesia yang bernama Brata Rafly menambahkan, “Kita ingin mempermudah orang untuk melakukan transaksi dengan non cash. Mulai dari merchant paling atas hingga yang paling bawah atau pedagang kaki lima”.

Bagaimana Menurut Kalian?

Baca Juga Informasi Mengenai Gara-Gara Frustasi, Siswa Ini Jawab Soal Ujian Semester Dengan Dalil. Kocak!

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...