Home » Aneh & Unik » Ditolak Masyarakat, Mereka Harus Rela Hidup Disaluran Pembuangan Miris Banget Dah

Ditolak Masyarakat, Mereka Harus Rela Hidup Disaluran Pembuangan Miris Banget Dah

Unikdanlucu.com – Bucharest, Ibu Kota Rumania adalah salah satu kota memiliki banyak bangunan arsitektur yang anggun dan kaya sejarah.

Kota ini memiliki berbagai tempat – tempat wisata yang bisa menyenangkan hati banyak orang. Tapi, dibalik keindahan yang dimiliki Bucharest, ada sebuah tempat kehidupan anak-anak terlantar yang ditolak masyarakat di sana.

Tempat tersebut merupakan sebuah jalur bawah tanah atau seperti selokan di Kota yang justru dijadikan sebagai rumah untuk mereka yang mengalami masalah seperti depresi, kecanduan narkoba dan menderita penyakit menular seperti HIV dan lainnya.

Kebanyakan penduduk yang memilih untuk tinggal di selokan tersebut adalah anak-anak muda. Dari mereka ada juga yang menderita TB atau Tuberkulosis, sebuah penyakit menular akibat mikrobakteria yang sering menyerang organ paru-paru.

Mereka yang tinggal di selokan ini akan mendapat perlindungan dari seorang ‘street fighter’ bernama Bruce Lee yang memberikan mereka pelayanan dan tempat hangat untuk berlindung.

Baca juga informasi mengenai Gara-Gara Si Pria Minum Jamu Kuat, Cewek ini Tewas Ditempat Saat Hubungan Intim.

Nah, berikut ini ada beberapa gambar dari rumah di bawah selokan ini.

1. Lee ketika memasuki pintu selokan yang sangat sempit

lee-ketika-memasuki-pintu-selokan-yang-sangat-sempit

2. Kondisi di dalam saluran pembuangan telah diubah fungsinya menjadi tempat tinggal

kondisi-di-dalam-saluran-pembuangan-telah-diubah-fungsinya-menjadi-tempat-tinggal

3. Inilah sosok Lee, pengelola dan penanggung jawab di tempat ini

inilah-sosok-lee-pengelola-dan-penanggung-jawab-di-tempat-ini

4. Tidak terlihat ada ventilasi di ruangan ini

tidak-terlihat-ada-ventilasi-di-ruangan-ini

 

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...