Home » Aneh & Unik » INILAH PRAKTIK SEKSUAL YANG TERASA NYELENEH DAN TAK LAZIM TAPI MASIH SAJA DIJALANKAN DALAM SISTEM MASYARAKAT SUKU TERDAHULU

INILAH PRAKTIK SEKSUAL YANG TERASA NYELENEH DAN TAK LAZIM TAPI MASIH SAJA DIJALANKAN DALAM SISTEM MASYARAKAT SUKU TERDAHULU

Unikdanlucu.com – Terkadang sering kali kita menjumpai adegan seks yang terbilang nyeleneh dan tak lazim dilakukan di tengah-tengah masyarakat saat ini dalam sebuah video porno. Antara lain, saat melakukan adegan panas tiba-tiba sang istri yang menjadi milik beberapa orang pria ini menenggak semua cairan sperma yang keluar dari penis para pria-pria yang tengah ejakulasi.

Baca juga informasi mengenai INILAH POSISI SEKS ANDALAN BAGI PRIA-PRIA GEMUK.

Tapi rupanya adegan tersebut menjadi lazim terutama dalam beberapa komunitas seks di masyarakat suku-suku jaman dahulu. Meski demikian praktik seksual ini masih saja tetap dijalankan seperti yang dilakukan oleh para suku berikut ini:

Hubungan seks sesama kaum pria pada jaman Yunani Kuno. Ini adalah sebuah hubungan antara pria yang lebih tua dan sudah tumbuh jenggot dengan lengkap dengan seorang remaja laki-laki yang biasa disebut “paiderastia” atau “cinta bocah laki-laki.”

inilah-praktik-seksual-yang-terasa-nyeleneh-dan-tak-lazim-tapi-masih-saja-dijalankan-dalam-sistem-masyarakat-suku-terdahulu

Orientasi seksual menyimpang yang dilakukan oleh Bangsa Yunani Kuno. Bangsa ini rupanya tidak membedakan sebuah keinginan atau perilaku seksual berdasarkan pada pelakunya tapi lebih kepada pihak yang berperan aktif atau pasif dalam melakukan tindakan penetrasi dalam sebuah hubungan seks. Dimana sosok jantan, status sosial yang lebih tinggi dan lebih dewasa biasanya adalah pihak yang aktif dalam melakukan sebuah penetrasi.

Masturbasi yang dilakukan di depan umum oleh Bangsa Mesir Kuno. Hal ini terispirasi oleh tindakan merangsang diri sendiri ditambah dengan pernyataan kekuatan seks dari Firaun pada saat perayaan Dewa Min. Bahkan aliran dari sungai Nil juga diduga disebabkan oleh ejakulasi dari Dewa Pencipta yang bernama Atum, menurut Sex and Society sehingga konsep ini yang digunakan para Firaum Mesir dalam memastikan air yang melimpah yaitu dengan melakukan masturbasi ke dalam sungai Nil.

Kaum Pria yang saling mencuri istri pria lain yang dilakukan oleh suku Wodaabee di Niger, Afrika Barat. Hal ini biasa terjadi dalam sebuah perayaan Garewol dimana para pria akan mencoba menarik perhatian dari kamu wanita dengan harapan bisa mencuri istri baru tanpa ketahuan dari suaminya. Para pria ini akan menggunakan berbagai macam riasan dan kostum yang rumit dan pernikahan mereka akan diakui secara sosial sebab pernikahan yang terjadi diantara mereka adalah karena dasar cinta.

Saudara kandung laki-laki berbagi 1 istri yang dilakukan oleh suku yang ada di Himalaya. Praktik Poliandri Fraternal ini terjadi karena faktor lahan yang sangat sempit untuk bertani dan beternak sehingga membuat para keluarga yang mempunyai anak laki-laki lebih dari 1 harus saling berbagi tempat ketika mereka telah berkeluarga. Agar harta tanah warisan dari keluarga tetap utuh dan bisa tetap tinggal dalam satu atap maka jalan keluarnya adalah mencari 1 orang istri untuk semua anak laki-laki dalam keluarga itu.

inilah-praktik-seksual-yang-terasa-nyeleneh-dan-tak-lazim-tapi-masih-saja-dijalankan-dalam-sistem-masyarakat-suku-terdahulu

Ritual pemujaan kepada dewi cinta dengan melakukan seks secara ramai-ramai dalam lumpur yang bercampur dengan berbagai macam darah korban di bawah air terjun Saut d’Eau, Haiti pada bulan Juli.

Seks pada anak usia dini yang dilakukan oleh suku pulau terpencil di Papua Nugini. Anak-anak usia 6-8 tahun akan mulai melakukan seks dimana saja dengan anak perempuan usia 10-12 tahun tanpa mengundang pandangan miring dari masyarakat sekitar. Dan meski mereka bebas melakukan seks tapi jika mereka belum menikah, pasangan itu dilarang keras untuk saling berbagi makanan. Sebab menurut adat perkencanan pada suku ini, berbagi makanan hanya dilakukan jika mereka sudah sah menikah.

inilah-praktik-seksual-yang-terasa-nyeleneh-dan-tak-lazim-tapi-masih-saja-dijalankan-dalam-sistem-masyarakat-suku-terdahulu

Ritual Sunat yang dilakukan oleh suku Aborigin Mardudjara di Australia. Bocah laki-laki yang disunat harus menelan potongan kulit kulup dari penisnya sendiri. Dan setelah luka pada penisnya telah sembuh maka untuk keperluan penyucian diri, penis itu akan disayat dari bagian bawah penis hingga mencapai bagian testis dan darahnya akan diteteskan ke dalam api. Akibat dari ritual aneh itu maka kaum pria tidak lagi kencing dari saluran kencing tapi melalui bagian bawah penis yang telah disayat itu.

Tradisi menelan air mani (sperma) dari para tetua adat suku Papua Nugini. Karena mereka meyakini sperma adalah sebagai penopang pertumbuhan dan kekuatan para bocah laki-laki. Sejak usia 7 tahun mereka akan diasingkan dari kehidupan kaum perempuan hingga 10 tahun lamanya dengan tinggal bersama dengan pria lain. Tradisi ini mempunyai kepercayaan untuk mengeluarkan segala pencemaran apapun dari kaum perempuan yaitu dengan cara menyayat kulit mereka dan juga melakukan praktik pendarahan hidung, mengkonsumsi tebu dalam jumlah yang banyak hingga muntah-muntah. Tradisi seperti ini akan terus dilakukan oleh mereka meski telah dikembalikan ke tengah-tengah suku, dengan memperhatikan siklus haid/menstruasi dari istri mereka.

inilah-praktik-seksual-yang-terasa-nyeleneh-dan-tak-lazim-tapi-masih-saja-dijalankan-dalam-sistem-masyarakat-suku-terdahulu

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...