Home » Aneh & Unik » Kisah Mantan Pasien Sakit Jiwa Yang Kini Menjadi Perawat
Kisah Mantan Pasien Sakit Jiwa Yang Kini Menjadi Perawat

Kisah Mantan Pasien Sakit Jiwa Yang Kini Menjadi Perawat

Saat saya keluar dari mobil terdengar sesekali suara lirih yang meminta uang 2000 rupiah. Menyikapi hal ini saya sedikit bingung.

Mereka yang meminta uang 2000 rupiah kepada saya itu ternyata kaki dan tangannya di rantai di balik tembok teralis sebuah panti karena dianggap mengidap penyakit jiwa dan takut melukai orang-orang sekitarnya.

Saya tak mau menghiraukan asal suara tersebut dan mempercepat langkahkaki saya hingga akhirnya saya memasuki Panti Rehabilitasi Sosial Fajar Berseri yang terletak di Bekasi, Jawa Barat.

Kisah Mantan Pasien Sakit Jiwa Yang Kini Menjadi Perawat

Terdapat puluhan pria yang bertelanjang dada disana dengan tangan dan kaki yang dirantai dengan alasan mereka memgalami gangguan jiwa. Apabila dilepas, ditakutkan mereka akan membahayakan orang lain.

Seorang mantan penghuni tempat itu kini bekerja sebagai perawat disana, pria itu bernama Edi Priyono. Dengan santai Edi terlihat sabar menghadapi para pasien.

Edi dulunya adalah seorang yang memiliki nasib yang sama seperti para pasiennya. Disela-sela kesibukannya dalam melayani para pasien penderita gangguan mental itu, Edi menceritakan kalau kisah hidupnya yang berat dimulai sejak tahun 2014 lalu.

Edi yang kala itu sudah berkeluarga mengakui kalau dirinya adalah sosok suami yang kacau. Bahkan sesekali ketika dirinya sedang ada masalah, dia kerap pergi ke dunia hiburan di luar dan mengabaikan anak istrinya.

Kisah Mantan Pasien Sakit Jiwa Yang Kini Menjadi Perawat

Keadaan Edi semakin memburuk setelah pekerjaannya yang hanya sebagai buruh pabrik dianggap tak menghasilkan uang yang cukup. Akhirnya Edi memilih untuk berpindah profesi menjadi pedagang batu akik. Namun sepertinya langkah yang diambil Edi salah. Bukannya membaik, keuangan Edi malah semakin memburuk.

Keadaan tersebut membuat Edi menjadi stres kala itu. Kehidupan Edi semakin kacau saat dia memutuskan untuk hidup mabuk-mabukan dan memakai ganja.

Edi mulai tak dapat mengontrol emosinya dan kalau sudah marah dia menjadi sangat agresif. Keadaan Edi yang kian hari kian memburuk itulah yang akhirnya membuat sang istri pergi meninggalkannya bersama dengan anak-anaknya.

Edi sempat menghuni rumah sakit jiwa di Grogol. Namun karena kekurangan dana, Edi dikeluarkan dan sempat mencari istri dan anak-anaknya ke Bekasi.

Kisah Mantan Pasien Sakit Jiwa Yang Kini Menjadi Perawat

Melihat keadaan Edi yang memprihatinkan, masyarakat di kawasan Bekasi akhirnya memasukkan Edi ke panti rehabilitasi gangguan mental Fajar Berseri di Bekasi. Dari sanalah dia mulai pulih perlahan.

Baca juga informasi mengenai → Kelompok Cheerleader Ini Berangota Nenek-Nenek Berusia 70 Tahun

Setelah sembuh Edi mendedikasikan dirinya untuk dapat merawat orang-orang yang memiliki pederitaan yang dulu pernah dialaminya dengan sabar. Edi mengatakan kalau saat ini dirinya tidak mengharapkan materi sama sekali. Bekerja di panti itu dianggapnya sebagai suatu ibadah dalam membantu sesama.

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...