Home » Aneh & Unik » Misteri Makam Sepanjang 7 Meter Di Banyuwangi, Siapakah Sosok Yang Dikubur Di Makam Itu?
Misteri Makam Sepanjang 7 Meter Di Banyuwangi, Siapakah Sosok Yang Dikubur Di Makam Itu?

Misteri Makam Sepanjang 7 Meter Di Banyuwangi, Siapakah Sosok Yang Dikubur Di Makam Itu?

Banyak orang yang penasaran dengan makam yang terletak di tengah kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Belakangan publik dihebohkan dengan keberadaan makan sepanjang 7 meter tersebut. Karena menurut orang-orang, kuburan biasanya dibuat menyesuaikan postur orang yang dimakamkan.

Saat dikonfirmasi kepada penjaga makan bernama Asmat (55), kuburan sepanjang 7 meter tersebut merupakan kuburan mbah Dowo (kuburan mbah panjang).

Dia juga menjelaskan bahwa sosok dibalik makan tersebut ternyata bukan manusia melainkan benda bersejarah peninggalan leluhur.

Belum ada yang tahu pasti kapan sejarah didirikannya kuburan tersebut. Banyak masyarakat yang menyebutnya petilasan (peninggalan sejarah), jadi bukan makan orang seperti pada umumnya.

Misteri Makam Sepanjang 7 Meter Di Banyuwangi, Siapakah Sosok Yang Dikubur Di Makam Itu?

Karena merasa bertanggung jawab, Asmat akhirnya membangun rumah tak jauh dari makam itu. Di dalam rumah yang dibangun dengan anyaman bambu tersebut Asmat hidup sebatang kara. Asmat sendiri adalah penjaga kuburan mbah Dowo yang ke sembilan.

Untuk mendapatkan data lengkap mengenai makam mbah Dowo dan berkomunikasi dengan leluhur, Asmat mengatakan  bahwa dibutuhkan meditasi yang benar.

Beberapa informasi spiritual yang berkembang di masyarakat mengatakan,  mbah Dowo sebenarnya adalah Eyang Suryo Bujo Negoro. Banyak cerita yang simpang siur, ada yang mengatakan bahwa isi makam adalah manusia dan ada yang mengatakan bahwa isi makam adalah benda pusaka.

Misteri Makam Sepanjang 7 Meter Di Banyuwangi, Siapakah Sosok Yang Dikubur Di Makam Itu?

Bagi orang-orang yang penasaran bisa langsung mengunjungi makam mbah Dowo dengan cara mencari kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional Alas Purwo Wilayah I (Kantor PA).

Makam mbah Dowo juga sudah dilengkapi dengan pendopo untuk tempat duduk bersama, toilet, mushola dan rumah Asmat.

Lokasi makam mbah Dowo biasanya ramai dikunjungi oleh orang dari berbagai daerah pada hari-hari tertentu, terutama pada hari sacral seperti malam satu suro (penanggalan Jawa) dan Jumat Legi.

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...