Home » Aneh & Unik » NIATNYA MEMBELA DIRI TAPI RUPANYA IBU EMPAT ANAK INI MALAH YANG DILAPORKAN ATAS KASUS PENGANIAYAAN

NIATNYA MEMBELA DIRI TAPI RUPANYA IBU EMPAT ANAK INI MALAH YANG DILAPORKAN ATAS KASUS PENGANIAYAAN

Unikdanlucu.com – Sungguh malang nasib Mariana Boru Sianturi (30) warga Jl.Elang Ujung Mandala ini. Sebab Ibu empat orang anak yang masih kecil-kecil ini harus mendekam di dalam balik jeruji lantaran dilaporkan oleh salah satu penyerangnya dengan tuduhan penganiayaan.

Kejadian ini bermula saat anak pertamanya yang bernama Joshua sedang berkelahi dengan anak dari tetangganya yang bernama Boas. Karena kalah, Boas lalu menangis dan mengadukan hal ini kepada ayahnya di rumah.

Dan ayahnya yang bermarga Siahaan itu langsung mendatangi rumah Partogi karena tidak terima dengan perbuatan yang telah dilakukan Joshua kepada putranya.

Ketika tiba dirumah, Siahaan bersama dengan kerabatnya yang lain rupanya berusaha menyerang dan mencekik leher Mariana yang saat itu tengah memotong sayur untuk menyiapkan makanan untuk anak-anaknya.

Mariana yang tengah sendiri itu berusaha untuk membela diri agar terbebas dari serangan orang-orang itu, namun rupanya secara tak sengaja pisau yang dia gunakan untuk memotong bawang itu mengenai dan melukai salah satu dari mereka.

Sehingga atas dasar itulah akhirnya Mariana dilaporkan ke pihak kepolisian oleh yang menganiaya dengan tuduhan penganiayaan.

Suaminya yang bernama Partogi itu pun berharap penahanan atas istrinya itu bisa ditangguhkan agar bisa mengurus anak-anaknya dan dia bisa bekerja kembali.

“aku sudah sempat temui mereka pak. Mereka minta uang damai sebesar Rp.6 juta. Dari mana uang sebanyak itu pak? Sedangkan aku cuma bekerja sebagai seorang sopir truk,” ujar ayah dengan 4 orang anak itu.

Baca juga informasi mengenai NIATNYA SIH ROMANTIS, TAPI APA YANG TERJADI SELANJUTNYA SUNGGUH TIDAK TERDUGA.

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...