Home » Aneh & Unik » Pria Cacat Gempur Bukit Selama 3 Tahun Dan Ditertawakan, Inilah Yang Terjadi Selanjutnya..

Pria Cacat Gempur Bukit Selama 3 Tahun Dan Ditertawakan, Inilah Yang Terjadi Selanjutnya..

Unikdanlucu.com – Kisah seorang pria asal Thiruvananthapuram, India yang bernama Melethuveettil Sasi ini mendadak viral dan bikin kagum warganet.

Pasalnya selama 3 tahun pria cacat ini ditertawakan saat menggali bukit yang ada di depan rumahnya. Selama itu pula Sasi berhasil membuat jalan sejauh 200 meter dan menghubungkan keluarga dan 5 warga desa lainnya dengan dunia luar.

Berikut penuturan Sasi, Senin(21/8),

“Sejak usia 15 tahun saya bekerja sebagai pemanjat pohon kelapa. Selain pekerjaan itu, saya juga bekerja apa saja agar bisa mendapatkan uang untuk membeli tanah dan membangun rumah kecil ini. Rumah ini meski kecil tapi terlihat sempurna. Namun ada satu kendala tepat di depan rumah saya ada sebuah bukit yang membuat saya harus naik turun bukit. Awalnya saya tidak mempedulikannya dan tetap berjalan mengelilingi bukit tersebut. Tapi sejak tragedi 18 tahun yang lalu, saat saya jatuh dari pohon semuanya berubah. Saya sangat pandai memanjat pohon. Tapi hari itu, entah bagaimana saya tergelincir. Tubuh saya lumpuh, kaki dan lengan saya patah. Saya tidak bisa bergerak selama berbulan-bulan, saya hanya bisa berdiri, tapi saya tetap ingin jalan kaki, jadi saya belajar berjalan. Kemudian saya mendapatkan ide untuk membeli skuter matic roda tiga agar bisa bekerja lagi. Saya meminjam uang dari kepala desa untuk membelinya. Namun seorang petugas malah menertawakan saya. Petugas itu bertanya bagaimana saya bisa menyingkirkan bukit dari depan rumah saya agar skutiknya bisa berjalan. Selama hampir 10 tahun. Saya mengetuk pintu pihak berwenang untuk meminta mereka membangun satu jalan ke rumah saya, tapi tidak ada yang membantu. Jadi akhirnya saya mengambil cangkul dan membuat jalan sendiri untuk menghubungkan rumah saya.

Saya tidak pernah berpikir bisa menyelesaikan pekerjaan itu. Setiap hari saya bekerja jam 5 pagi dan berhenti sekitar jam 8.30 pagi ketika hari mulai memanas. Kemudian saya meneruskan pada jam 3 atau 4 sore sampai matahari turun. Saya juga mengalami kesulitan saat mencangkul tanah karena tubuh saya yang cacat. Dan beberapa kali saya juga sempat terluka. Ketika ada tetangga dan penduduk yang melihat apa yang saya lakukan, beberapa dari mereka tidak percaya dan menertawakan saya. Tapi setelah beberapa saat mereka mulai menyadari apa yang saya lakukan selama ini.”

Bagaimana Menurut Kalian?
Baca Juga Informasi Mengenai Sukses Meraih Podium Pertama di Malaysia, Bocah 7 Tahun Ini Bikin Bendera Merah Putih Berkibar Paling Tinggi

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...