Home » Aneh & Unik » Pria Ini Dengan Santainya Curi TV dan Minta Refund Rp. 5 Juta ke Kasir. Manager Toko Tepok Jidat!

Pria Ini Dengan Santainya Curi TV dan Minta Refund Rp. 5 Juta ke Kasir. Manager Toko Tepok Jidat!

Unikdanlucu.com – Saat ini para penjahat semakin pintar saja dalam menjalankan aksinya tersebut. Dan diketahui mereka sekarang tengah menggunakan modus social engineering dimana mereka akan berbaur dengan sangat baik di dalam sebuah lingkungan masyarakat.

Cara ini terbukti sangat ampuh dan tidak nampak mencurigakan sama sekali. Karena aksi penipuan ini menggunakan cara mengamati perilaku setiap anggota di dalam sebuah komunitas.

Seperti yang dilakukan oleh seorang pria asal Inggris yang telah menjadi buronan para polisi ini. Pria yang mengenakan sweater warna hitam dan berambut putih ini telah memasuki sebuah toko yang ada di Wragby Road, Lincoln dengan sangat natural.

Pria Ini Dengan Santainya Curi TV dan Minta Refund Rp. 5 Juta ke Kasir. Manager Toko Tepok Jidat!

Kemudian dia langsung mengambil sebuah kotak yang berisi televisi yang memang di letakkan di bagian display barang elektronik dan menuju ke kasir. Sesampainya di meja kasir, pria itu kemudian meminta refund atas televisi yang telah dibawanya itu. Bahkan sang petugas kasir dibuat percaya hingga mau memberikan uang refund sebesar Rp. 5 juta tanpa menunjukkan kuitansi pembeliannya.

Pria Ini Dengan Santainya Curi TV dan Minta Refund Rp. 5 Juta ke Kasir. Manager Toko Tepok Jidat!

Namun ketika pria itu sudah mendapatkan uang dan pergi meninggalkan toko tersebut, Manager Toko baru merasa ada yang aneh, sebab pria itu tidak menunjukkan surat pembeliannya. Akhirnya mereka menghubungi petugas polisi untuk menyelidiki kasus ini.

Bagaimana Menurut Kalian?

Baca Juga Informasi Mengenai Pakai Baju Berbelahan Dada Rendah, Awak Kabin Maskapai Penerbangan Tendang Keluar Wanita Ini Dari Pesawat

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...