Home » Aneh & Unik » SEPASANG KAKEK NENEK YANG SUDAH TUA RENTA DAN BAU INI MEMBERIKAN SEBUAH KISAH INSPIRATIF
SEPASANG KAKEK NENEK YANG SUDAH TUA RENTA DAN BAU INI MEMBERIKAN SEBUAH KISAH INSPIRATIF

SEPASANG KAKEK NENEK YANG SUDAH TUA RENTA DAN BAU INI MEMBERIKAN SEBUAH KISAH INSPIRATIF

unikdanlucu.com – Pada siang itu nampak terlihat ada sepasang kakek nenek yang sudah tua renta sedang naik sebuah kereta commuter line dari Stasiun Jakarta Kota yang menuju ke Kota Depok. Dan rupanya mereka berdua ini hanya menumpang sampai di stasiun Gondangdia saja.

Nampak mereka dengan santainya duduk di dalam kursi kereta meski bau aroma yang tercium dari tubuh mereka hampir memenuhi seluruh isi gerbong. Dan para penumpang yang lain nampak tidak menyukai bau yang berasal dari pasangan tua renta yang diduga sebagai seorang pengemis jalanan itu.

Namun rupanya ada seorang ibu-ibu yang menjadi korban bau yang tidak sedap itu karena duduk bersebelahan dengan pasangan itu. Awalnya ibu itu nampak menutup hidungnya dengan tangannya dan lama-lama mungkin karena aroma yang keluar sangat menusuk akhirnya ibu itu langsung keluar dan muntah-muntah sesaat sebelum kereta berangkat.

Saat kereta hendak berjalan tiba-tiba ada seorang pemuda yang naik melalui pintu belakang kereta dan duduk disebelah orang tua renta itu dengan gayanya yang menenteng tas ransel, headset yang menempel di telinga, dan memakai celana jeans dengan sepatu boots (model kekinian anak kuliahan)..

SEPASANG KAKEK NENEK YANG SUDAH TUA RENTA DAN BAU INI MEMBERIKAN SEBUAH KISAH INSPIRATIF

Ketika kereta telah melaju rupanya pemuda ini tidak merasa terganggu sedikitpun dengan bau aroma tidak sedap dari kedua pasangan tua renta itu. Malahan pemuda ini berbincang-bincang dengan kakek tua yang duduknya tepat berada di sebelahnya. “namanya siapa pak?, tinggalnya dimana?, mau kemana ini pak?, anaknya ada berapa?,” tanya pemuda ini yang terlihat sok akrab dengan kakek tua yang sangat bau itu.

Dan tak terasa kereta hampir sampai di stasiun Gondangdia, dan kedua pasangan tua renta bau ini nampak bersiap-siap untuk turun dari kereta. Sebelum mereka turun, rupanya pemuda ini mengeluarkan selembar uang seratus ribu dari dalam sakunya dan langsung diberikan kepada kakek itu.

Sambil berkata, “Pak, ini saya ada sedikit rejeki buat bapak dan ibu, mungkin bisa digunakan untuk menambah biaya kebutuhan hidup dari bapak dan ibu beberapa hari ke depan nanti.” Tapi rupanya kakek itu menolaknya dengan halus. Namun pemuda itu kembali membuka tasnya dan mengambil beberapa lembar uang seratus ribuan yang jumlahnya lebih banyak tentunya. Tapi lagi-lagi kakek tua yang bau itu menolaknya dan kali ini kata-kata yang diucapkannya sungguh sangat menggetarkan hati bagi siapun yang mendengarkannya. Seperti inilah jawaban dari kakek itu, “sungguh agamaku melarangku menjadi seorang pengemis yang menengadahkan tangan menunggu bantuan uang dari si tuan kaya raya, aku yakin bahwa Tuhan-ku itu maha kaya dan sangat kaya. Saya tahu niat anda baik, dan sungguh saya yakin bahwa Allah-lah yang telah mengirimkan kamu kepada kami, namun mohon maaf ya nak, saya tetap tidak bisa menerima uang itu. Kami berdua tidak ingin sebuah kisah dari perjalanan perjuangan hidup kami dalam mencari sebuah rejeki ada sebuah kisah bahwa kami telah menerima uang dari orang lain dikarenakan kasihan dengan segala kondisi kami ini. Saya yakin nak, sebentar lagi Allah pasti akan memberikan rejeki bagi kami dengan cara yang lebih baik dari ini, iya saya yakin nak sebentar lagi nak, sebentar lagi pasti,” tutup kakek tua itu sambil keluar dari kereta dan meninggalkan pemuda itu.

Dari kisah ini kita dapat belajar bahwa Allah sungguh sangat dekat dan pasti akan memberikan rejeki bagi kita sebentar lagi..sebentar lagi..seperti yang dikatakan kakek tadi.

Baca juga informasi mengenaiWow, Tarif Pelajar Yang Menjadi PSK Ini Sangat Fantastis

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...