Home » Aneh & Unik » Sungguh Aneh, Sebanyak 160 Pasangan Suami Istri di Desa Ini Ajukan Cerai Secara Bersamaan dan Ternyata Ini Penyebabnya

Sungguh Aneh, Sebanyak 160 Pasangan Suami Istri di Desa Ini Ajukan Cerai Secara Bersamaan dan Ternyata Ini Penyebabnya

Untuk melangkah suatu hubungan yang lebih serius seperti pernikahan pasti sangatlah dipikirkan dengan sangat panjang karena memang tidaklah mudah dalam menjalaninya. Dan terkadang pada saat-saat merasa tidak kuat menjalaninya pasti pernah terbesit untuk mengambil jalur perceraian. Biasanya perceraian pasangan suami istri umumnya dipicu orang ketiga, masalah ekonomi keluarga atau yang lainnya.

Namun yang lebih unik nya dari sebuah perceraian ialah kisah ini. Di  Jiangbeu, Provinsi Jiangsu, Tiongkok mereka bercerai demi mendapatkan ganti rugi penggusuran lebih banyak. Lebih unik lagi, sekitar 160 pasangan suami-istri sebagian besarnya mengajukan perceraian secara bersamaan alias cerai masal agar bisa mendapatkan hasil yang besar dari pergusuran tersebut.

Dilaporkan Nanjing Morning Post, gugatan cerai ini dilayangkan baik oleh pasangan muda maupun pasangan yang sudah lanjut usia dengan maksud yang sama.

Permasalahan yang terjadi bukan karena alasan pada umumnya yaitu orang ketiga, ketidak adanya kecocokan atau hal – hal yang memicu pertengkarang. Akan tetapi mereka mereka berbondong-bondong mengajukan gugatan perceraian dengan alasan agar bisa meraup ganti rugi yang lebih banyak dari hasil penggusuran.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga kampung Jiangbei rencananya akan mendapat rumah seluas 220 meter persegi karena tergusur demi pembangunan satu kompleks berteknologi tinggi dan oleh sebab itu mereka berpikir lebih baik pisah agar mendapatkan dua kali lipat.

Karena adanya peraturan dari pemerintah jika ada pasangan yang bercerai maka salah satu dari mereka akan mendapatkan kompensasi berupa rumah utama sedangkan pasangan satunya lagi harus terpaksa keluar dari rumah dan mendapat rumah seluas 70 meter persegi dan uang tunai 131 ribu (sekitar Rp250 juta). Wow! Bagaimana mereka tidak ingin bercerai?

Perceraian yang diajukan para pasangan suami istri tersebut sekedar formalitas belaka dengan maksud dan tujuan tertentu.

Seorang pria berusia 80-an tahun mengaku bercerai karena mendapat keuntungan walau perkawinan mereka baik-baik saja. Sementara warga lainnya lain berpendapat tidak ada masalah dengan perceraian jika ia nanti menikah lagi dengan istrinya.

“Itu hal yang tidak saya pedulikan. Semua melakukannya. Kami akan menangani masalah lainnya belakangan,” kata dia. Uniknya, sebagian pasangan yang sudah bercerai tersebut ternyata masih tinggal bersama.

Baca juga informasi mengenai Penting Nih,Ternyata Jin Pria Suka Tiduri Wanita dan Begini Cara Menghindarinya.

Dengan peraturan yang berlaku pada saat penggusuran dan relokasi, menyatakan jika perceraian dilakukan oleh petugas kantor sipil setempat, makanya yang sudah bercerai akan mendapatkan rumah dan uang tunai jika sudah bercerai lima tahun. Namun, jika perceraian diurus oleh hokum dan mengatakan kepada para warga bahwa jika bercerai lewat proses pengadilan, maka mereka akan mendapat ganti rugi terlepas dari waktu perceraiannya.

Hal seperti ini bukanlah hal yang terbilang baru di china karena banyak kasus perceraian terjadi demi keuntungan ekonomi. Praktik serupa juga dilaporkan terjadi di Shanghai karena dengan bercerai maka mantan pasangan bisa mengajukan permohonan untuk membeli dua rumah. Wah ada – ada saja yah, bagaimana menurut kamu?

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...