Home » Aneh & Unik » Udara Segar Pegunungan Dikemas Dalam Botol Dan Dijual Rp. 3,3 Juta. Minat?

Udara Segar Pegunungan Dikemas Dalam Botol Dan Dijual Rp. 3,3 Juta. Minat?

Unikdanlucu.com – Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Swiss pasti tahu bahwa segala sesuatunya di sana sangat mahal dan juga tidak ada yang gratis kecuali udara segar pegunungan.

Tapi rupanya ada seorang pengusaha yang mencoba mengkomersilkan udara segar pengunungan dan mengemasnya ke dalam sebuah botol kaca dengan harga Rp. 3,3 juta untuk kemasan 3 liter.

Pengusaha yang bernama John Green di Basel, Switzerand ini berpendapat bahwa, “udara pegunungan di dekat Zermatt itu sangat berkualitas dan juga sangat segar sehingga bagi kalian yang ingin merasakan kesegaran udara pegunungan yang letaknya sangat rahasia ini bisa membeli sebotol udara segar seharga Rp. 2,2 juta dengan ukuran 1 liter. Atau kemasan hemat 500 ml dengan harga Rp. 1,97 juta. Udara segar pegunungan ini kami kemas dan dimasukkan ke dalam sebuah botol kaca dengan label ‘Genuine Mountain Air from Switzerland’. Selain itu kami juga memiliki slogan ‘Hadiah utama bagi pria atau wanita yang memiliki segalanya’. Kemudian botol-botol ini akan dilengkapi dengan sertifikat keasliannya dan juga titik GPS dimana tempat udara segar itu diambil.”

Memang bisnis ini terdengar gila tapi pria asal Kent, Inggris ini memiliki pendapat bahwa, “Ini adalah bisnis yang mahal. Kami telah menjual produk ini ke seluruh dunia. Saya ingin mencoba dan membuatnya berkelanjutan. Saya tidak ingin kehilangan waktu 5 menit dan rugi besar. Namun kami hanya mengambil untung kecil dari bisnis ini dan 25% dari pendapatan perusahaan akan kami donasikan ke sebuah yayasan yang bernama World Vision yang mendukung pengadaan air bersih di negara Afrika.”

Bagaimana Menurut Kalian?

Baca Juga Informasi Mengenai Pesan Pizza Pakai Sepatu Sneaker. Ini Baru Keren!

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...