Home » Aneh & Unik » Viral, Foto Pameran “Makan Mayit” Tanda – Tanda Psikopat!

Viral, Foto Pameran “Makan Mayit” Tanda – Tanda Psikopat!

Jika kita medengar dengan berita mayir pasti pertama kali yang ada dalam pikiran kia ialah sosok yang sudah tidak memiliki nyawa lagi. Namun berbeda hal nya dengan organisasi ini yang menjadikan “mayit” menjadi santapan! Dan anda tidak perlu kaget, karena memang itulah kenyataanya. Masyarakat dunia maya saat ini sedang dihebohkan dengan karya seniman muda yaitu Natasha Gabriella Tonet (27).

Pameran yang dipertunjukan yaitu memiliki tajuk jamuan “Makan Mayit” yang menuai kontroversi. Tontey menjamu para pengunjung pameran tersebut dengan makanan yang berbentuk sebuah janin, makanan yang disajikan juga berupa dengan potongan boneka bayi dan hidangan dengan berbentuk tidak wajar lainnya. Spesialis Kedokteran Jiwa atau Psikiater, Dokter Agung Frijanto Sp-KJ, menuturkan ada kemungkinan yang bisa disimpulkan dari pameran karya Tontey. Salah satunya ia bisa didiagnosa sebagai psikopat.

“Ya memang kalau dari sisi kedokteran jiwa yang pertama harus di periksa, bisa jadi (yang dialami) dia bagian dari psikotik jiwa berat yang berasal delusi, halusinasi atau adanya ajakan atau Fikiran untuk melakukan sesuatu.

Atau kalau memang bukan dari gangguan jiwa, dia hanya berupa gangguan kepribadian personal yakni psikopat,” ujar Agung.

Aktivitas pameran yang berlangsung pada 25 dan 28 Januari 2017 di perhelatan Footurama, di Kemang Timur Raya, Jakarta Selatan itu pun melibatkan 32 orang di meja perjamuan yang menikmatinya. Sejumlah penikmat karya seni Tontey juga mengunggah potret makanan tersebut dengan di sosial media mereka dengan tagar #makanmayit. Dan itu menjadi viral hingga hari ini karena memang menjadi keanehan bagi semua orang.

Dalam klarifikasinya di sebuah media online, Tontey ingin mengungkapkan gagasan kritisnya terhadap dimana hasrat kanibalisme manusia dimulai. Ia penasaran atas fenomena sosial Endocanibalisme, yakni praktik memakan bagian tubuh manusia dari komunitas sosial yang sama.

Agung menuturkan, diagnosis psikopat semakin kuat lantaran Tontey menyajikan pemikiran tersebut lewat pameran, yang dengan kata lain tidak memeperdulikan norma yang berlaku di masyarakat. Namun, Agung menegaskan, semuanya lebih dahulu harus melewati tahap pemeriksaan.

“Itu lebih dekat ke Psikolat, para psiko akan menghalalkan segala cara melanggar norma nilai kebiasaan manusia. Tapi tetap harus melihat motifnya, apakah bagian dari gejala berat atau (gangguan) personaliti,” pungkas Agung. Hii.. cukup menyeramkan ya guys!

Baca juga informasi mengenai Penting! Tips Dari Mantan Begal, Dibaca Baik – Baik Agar Terhindar Dari Pembegalan.

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...