Home » Kesehatan » Wanita Ini Alergi Gelombang Wifi dan Sinyal Ponsel

Wanita Ini Alergi Gelombang Wifi dan Sinyal Ponsel

Unikdanlucu.com – Gara-gara memilik alergi yang aneh yaitu alergi terhadap gelombang wifi dan sinyal ponsel, wanita yang bernama Kim De’Atta ini tidak bisa pergi kemanapun. Dan selama bertahun-tahun wanita ini hanya menghabiskan waktunya di dalam rumah saja.

Karena itu juga Kim menjadi jauh dari keluarga dan teman-temannya. Sebab jika dirinya keluar rumah tanpa mengenakan pakaian pelindung gelombang elektronik, tubuhnya menjadi sangat kelelahan, migrain dan juga menjadi infeksi.

Kim ini dulunya bekerja sebagai seorang perawat di sebuah rumah sakit dan semenjak mengalami alergi yang sangat aneh itu sekarang dia harus tinggal di dalam lingkungan yang minim dengan radiasi gelombang elektronik bahkan dirinya harus tidur di bawah jaring yang dibuat khusus untuk meredam gelombang elektronik yang ada di sekitarnya.

Berikut kisahnya,

“Sepanjang waktu orang berpikir saya gila. Ini sangat sulit karena mereka tidak merasakan apa yang saya alami. Saya tidak bisa mengunjungi teman dan keluarga saya dalam waktu yang lama. Saya punya 2 pengunjung selama setengah hari sepenjang tahun. Ini benar-benar sangat membanggakan. Saya juga sudah tidak bisa lagi melihat bibi terdekat saya selama 10 tahun dan dia benar-benar tidak memahami apa yang tengah terjadi karena sudah berusia 91 tahun. Sebelumnya kami memang sangat dekat sekali. Ketika saya memakai penutup kepala saya dan anda dapat membayangkan betapa lucunya saya saat berada di dalam bus. Peristiwa ini sendiri bermula ketika saya masih berusia 16 tahun dan masih tinggal di London Selatan. Sejak saat itu saya selalu saja merasa sakit ketika berada di dekat TV. Dan ini bertambah parah saat saya bekerja sebagai perawat di bagian pelayanan intensif. Setiap saya menempelkan ponsel ke dekat kepala, rasanya seperti ada laser yang masuk ke dalam otak dan setelah itu saya merasa semakin lelah dan sistem kekebalan tubuh saya juga semakin melemah dan saya akhirnya mengalami infeksi. Lalu saya mulai mencari tahu penyebabnya, rupanya adalah karena gelombang radiasi ponsel, TV, Wifi dan alat-alat elektronik yang lain. Karena itu saya harus pindah rumah hingga 2 kali agar terbebas dari gelombang elektronik dari tiang-tiangg pemancar yang ada di kota. Saya juga sempat periksa ke dokter dan dokter awalnya mengira tulang punggung saya yang bergeser, tapi tidak terbukti. Dan ketika saya mencoba mengunjungi dokter lain, dia berkata bahwa ada sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi radiasi elektromaknetik. Kemudian saya melihat ke arah komputer dan wajah saya rasanya seperti terbakar. Kepala saya terasa seperti mau meledak.”

Kini tinggal di Glastonbury yang masih rendah dengan signal elektromaknetik.

Bagaimana Menurut Kalian?

Baca Juga Informasi Mengenai Anak Bekerja di Google, Ayah Tetap Jadi Kuli. Kisahnya Haru!

x

Check Also

Dijual Rp. 40 Juta, Cermin Mahal Ini Bisa Diajak ‘Tersenyum’

Unikdanlucu.com – Siapa sangka sebuah cermin yang berharga mahal ini bisa diajak tersenyum karena memiliki ...