Home » Aneh & Unik » WANITA INI MESKI BEKERJA SEBAGAI TKW DI RUMAH SEORANG POLISI DI BRUNAI TETAP SAJA MENDAPATKAN SIKSAAN

WANITA INI MESKI BEKERJA SEBAGAI TKW DI RUMAH SEORANG POLISI DI BRUNAI TETAP SAJA MENDAPATKAN SIKSAAN

Unikdanlucu.com – “di Brunai saya bekerja di rumah seorang polisi dengan gaji Rp. 2 juta/bulan. Tapi saya hingga kini tidak pernah mendapatkan gaji dan uang kompensasi yang lain. Yang ada malah saya mendapatkan siksaan dari majikan saya tanpa alasan yang jelas. Kedua pundak saya disetrika, tangan saya sering dipukul dengan batu saat sedang menyetrika dengan alasan saya sering mengantuk saat kerja, dan yang paling paling menyedihkan adalah kedua puting saya sudah tidak akibat ditarik oleh majikan saya hingga putus,” ujar Yoyoh sambil berlinangan air mata ketika menceritakan kejadian yang menimpa dirinya saat bekerja di negara Petrodollar itu sebagai TKI pada tahun 2011.

Yoyoh adalah seorang tenaga kerja Indonesia asal Kampung Ciwaru RT.3/RW.7, Desa Babakan Caringin, Kec.Karangtengah, Kab.Cianjur yang telah memiliki 4 orang anak ini harus mengadu nasib ke Negara Brunai demi menghidupi anak-anaknya. Sebenarnya saat Yoyoh bekerja di Brunai dia sempat beberapa kali pindah tempat kerja dan tidak terjadi masalah, namun rupanya saat pindah dengan majikannya yang bernama Atikah Fazwan inilah penyiksaan kepada dirinya dimulai.

Setelah mengalami penyiksaan yang sangat kejam dan melihat ada kesempatan untuk kabur dari rumah majikannya itu maka Yoyoh langsung kabur ke KeduBes Indonesia yang ada di Brunai untuk melaporkan semua kejadian penyiksaan yang dialaminya selama ini.

“saya sudah tidak kuat lagi. Saat ada celah, saya langsung buru-buru kabur dan lapor ke kantor Kedutaan Indonesia disana…Alhamdulillah, saya bisa dipulangkan ke sini. Tapi sepertinya majikan saya belum diproses secara hukum. Saya sih berharap ada keadilan dan pelaku bisa dihukum seberat-beratnya serta mendapatkan gaji saya yang merupakan hak saya untuk biaya hidup kami sehari-hari disini,” tambahnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Babakan Caringin yang bernama Deni Setiabudi, “kami telah melaporkan kejadian yang menimpa salah satu dari warga kami yang baru pulang dari Brunai kepada Dinas Tenaga Kerja Cianjur dan BNP2TKI untuk mengurus dokumen-dokumen ketenagakerjaan miliknya. Kami juga akan bantu advokasi untuk mendapatkan hak-hak korban selama ini.”

“keberangkatan korban ke Brunai sebagai TKI diduga melaui jalur nonprosedural atau ilegal. Tapi meski demikian kami akan berjanji untuk membantu korban dalam menerima kompensasi dan gajinya serta mendampingi korban melalui advokasi. Mengingat kondisi korban yang sungguh sangat memprihatinkan. Kami juga telah mendapatkan informasi mengenai identitas dari perusahaan yang menyalurkannya,” ujar Agus Suherman selaku petugas Pararegal BNP2TKI perwakilan Cianjur.

Baca juga informasi mengenai AKIBAT SETIAP HARI HARUS MELEWATI JALAN YANG BERLUMPUR UNTUK MENGAJAR, GURU CANTIK INI CURHAT DI MEDIA SOSIAL.

 

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...