Home » Aneh & Unik » Warga Murka, Pemerkosa dan Pembunuh Bocah 4 Tahun Diseret dan Digantung

Warga Murka, Pemerkosa dan Pembunuh Bocah 4 Tahun Diseret dan Digantung

Unikdanlucu.com – Pria tersebut dikabarkan telah memperkosa dan membunuh seorang balita yang masih berusia 4 tahun.

Hal tersebut berawal ketika bocah 4 tahun itu menghilang dan akhirnya ditemukan dalam kondisi tak lagi bernyawa, penyebabnya karena pemerkosaan dan pembunuhan.

Bocah ini memang bukan anak dari penduduk sekitar. Tapi mengunjungi kota tersebut bersama orangtuanya untuk menghadiri pemakaman neneknya.

Namun amarah warga akan perbuatan pelaku tak terbendung lagi, hingga akhirnya warga menyerbu kantor polisi dan membawa tersangka untuk diarak. Warga menolak tersangka diadili di pengadilan, mereka bersikeras keadilan hanya akan ditegakkan melalui tangan mereka sendiri.

warga-murka-pemerkosa-dan-pembunuh-bocah-4-tahun-diseret-dan-digantung

Mereka menyerbu sel penjara dan menarik si pria keluar untuk diadili oleh massa. Rekaman video ini bahkan tersebar di media sosial.

Pihak kepolisian tak berdaya menahan amarah warga yang ingin menghakimi tersangka pemerkosa dan pembunuh bocah 4 tahun ini.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kejadian ini. Belum ada warga yang ditetap sebagai tersangka dalam penghakiman massa tersebut.

“Belum ada yang ditangkap, kami sedang menyelidiki, bukti dari video yang tersebar di media sosial.” ungkap petugas.

Video penghakiman massa ini juga berdasarkan pantauan telah tersebar di youtube, satu di antaranya diupload akun K.M.D.

Video tersebut berdurasi 31 detik, memperlihatkan kebrutalan warga yang menarik keluar pria tersangka pemerkosaan dan pembunuhan dari dalam penjara.

Baca juga informasi mengenai SEORANG SOPIR UBER DIDAKWA ATAS PEMERKOSAAN GADIS DI BAWAH UMUR.

Hingga menyeret dan menggantungnya. Pria ini akhirnya tergeletak di jalanan.

x

Check Also

Viral! Aksi Polantas Terhadap TNI Ini Layak Untuk Ditiru

Unikdanlucu.com – Warganet belum lama ini dikejutkan dengan rombongan TNI yang mendadak dihentikan oleh Polantas ...